Argentina vs Cape Verde menjadi salah satu laga paling dramatis di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Argentina yang datang sebagai juara bertahan harus bekerja sangat keras sebelum akhirnya menang 3-2 setelah extra time.
Cape Verde, atau Tanjung Verde, memang datang sebagai tim debutan. Namun, mereka sama sekali tidak tampil seperti tim pelengkap. Mereka mampu memberi tekanan besar, menyamakan kedudukan, bahkan membuat Argentina harus berjuang sampai babak tambahan.
Kemenangan ini membuat Argentina melangkah ke babak 16 besar. Sementara itu, Cape Verde harus tersingkir dengan kepala tegak setelah menampilkan salah satu kisah paling menarik di Piala Dunia 2026. Menurut laporan pertandingan The Guardian, Argentina menang 3-2 setelah extra time, dengan gol penentu lahir dari Cristian Romero di babak tambahan.
Ringkasan Hasil Argentina vs Cape Verde
Laga Argentina vs Cape Verde berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Argentina. Lionel Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-28. Namun, Cape Verde tidak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Deroy Duarte pada menit ke-59.
Pertandingan kemudian berlanjut ke extra time setelah skor 1-1 bertahan sampai waktu normal selesai. Di babak tambahan, Argentina kembali unggul lewat Lautaro Martinez. Namun, Cape Verde lagi-lagi memberi perlawanan dan menyamakan skor menjadi 2-2.
Drama akhirnya ditutup oleh Cristian Romero. Golnya di babak tambahan memastikan Argentina menang 3-2 dan lolos ke babak berikutnya. Bagi Argentina, ini adalah kemenangan penting. Namun, bagi Cape Verde, pertandingan ini tetap menjadi bukti bahwa mereka layak dihormati.
Jalannya Pertandingan: Argentina Unggul, Cape Verde Melawan
Sejak awal laga, Argentina mencoba mengontrol permainan. Dengan pengalaman dan kualitas pemain yang lebih matang, Argentina lebih banyak memegang bola dan berusaha membongkar pertahanan Cape Verde.
Gol pertama akhirnya datang dari Lionel Messi. Pemain senior Argentina itu menunjukkan kualitasnya dengan membuka skor pada menit ke-28. Gol tersebut membuat Argentina terlihat berada di jalur yang aman.
Namun, Cape Verde tidak panik. Mereka tetap bermain disiplin dan menunggu momen untuk menyerang. Hasilnya terlihat pada babak kedua. Deroy Duarte mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-59 dan membuat pertandingan kembali terbuka.
Gol itu mengubah arah pertandingan. Argentina mulai terlihat lebih terburu-buru, sementara Cape Verde semakin percaya diri. Meski berstatus tim debutan, Cape Verde mampu menunjukkan mental kuat di laga besar.
Extra Time Jadi Penentu Kemenangan Argentina
Setelah skor 1-1 bertahan sampai waktu normal berakhir, laga Argentina vs Cape Verde harus dilanjutkan ke extra time. Pada fase ini, pengalaman Argentina mulai terlihat.
Lautaro Martinez membawa Argentina kembali unggul di awal extra time. Gol tersebut sempat membuat Argentina berada di atas angin. Namun, Cape Verde kembali memberi respons luar biasa.
Cape Verde berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 melalui Sidny Lopes Cabral. Gol ini membuat tekanan kembali mengarah ke Argentina. Untuk tim sebesar Argentina, kebobolan lagi dari Cape Verde jelas menjadi alarm serius.
Pada akhirnya, Cristian Romero menjadi pembeda. Golnya di babak tambahan membuat Argentina menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2. Hasil ini memastikan Argentina tetap menjaga peluang mempertahankan gelar di Piala Dunia 2026.
Messi Tetap Jadi Pembeda untuk Argentina
Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian dalam laga ini. Selain mencetak gol pembuka, kehadirannya memberi pengaruh besar terhadap ritme serangan Argentina.
Reuters mencatat bahwa laga melawan Cape Verde menjadi momen penting bagi Messi karena ia memperpanjang rekor penampilannya di Piala Dunia. Dalam pertandingan itu, Messi juga menjadi bagian dari starting XI Argentina bersama pemain seperti Emiliano Martinez, Cristian Romero, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Lautaro Martinez.
Meski usianya tidak lagi muda, Messi masih punya peran besar. Argentina memang memiliki banyak pemain berkualitas, tetapi Messi tetap menjadi figur yang mampu mengubah jalannya pertandingan lewat satu momen.
Namun, laga ini juga memberi catatan penting. Argentina tidak bisa terlalu bergantung pada Messi. Cape Verde membuktikan bahwa Argentina masih bisa dibuat kesulitan jika lawan bermain disiplin, kompak, dan berani menyerang balik.
Cape Verde Tersingkir, Tapi Layak Dapat Pujian
Cape Verde mungkin kalah, tetapi mereka meninggalkan kesan besar. Sebagai tim debutan, perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 sangat mengesankan.
Cape Verde lolos ke babak gugur setelah tampil solid di Grup H. Mereka finis sebagai runner-up grup setelah bermain imbang melawan Arab Saudi, sementara Spanyol menang atas Uruguay di laga lain. Sebelumnya, Cape Verde juga menahan Spanyol 0-0 dan bermain imbang 2-2 melawan Uruguay.
Catatan itu menunjukkan bahwa Cape Verde bukan tim yang hanya beruntung. Mereka punya organisasi permainan yang rapi, pertahanan kuat, dan mental bertanding yang bagus.
Melawan Argentina, Cape Verde juga tidak hanya bertahan. Mereka mampu mencetak dua gol dan memaksa juara bertahan bermain sampai extra time. Untuk negara debutan, pencapaian ini sangat besar.
Apa Arti Kemenangan Ini untuk Argentina?
Kemenangan atas Cape Verde membawa Argentina ke babak 16 besar. Namun, kemenangan ini juga menjadi peringatan penting bagi Lionel Scaloni dan skuadnya.
Argentina memang lolos, tetapi performa mereka belum sepenuhnya meyakinkan. Kebobolan dua gol dari Cape Verde menunjukkan bahwa lini belakang Argentina masih bisa ditembus. Selain itu, Argentina juga perlu lebih efektif saat mengontrol pertandingan.
Di sisi lain, kemenangan seperti ini bisa menjadi modal mental. Dalam turnamen besar, tidak semua laga bisa dimenangkan dengan mudah. Terkadang, tim juara harus melewati pertandingan sulit untuk membangun karakter.
Setelah melewati Cape Verde, Argentina akan menghadapi tantangan yang lebih berat. Egypt atau Mesir menjadi lawan berikutnya setelah mengalahkan Australia lewat adu penalti di babak 32 besar. Reuters melaporkan bahwa Mesir menang 4-2 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1 melawan Australia.
Kesimpulan
Argentina vs Cape Verde menjadi laga yang penuh drama. Argentina akhirnya menang 3-2 setelah extra time, tetapi Cape Verde berhasil menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim kejutan.
Messi kembali memberi pengaruh besar untuk Argentina. Namun, perlawanan Cape Verde membuat laga ini jauh dari mudah. Cape Verde tersingkir, tetapi mereka pulang dengan cerita besar dari debut Piala Dunia yang membanggakan.
Bagi Argentina, kemenangan ini menjaga harapan untuk mempertahankan gelar. Namun, mereka harus segera memperbaiki banyak hal jika ingin terus melaju di Piala Dunia 2026.
FAQ Argentina vs Cape Verde
Berapa skor Argentina vs Cape Verde?
Argentina menang 3-2 atas Cape Verde setelah extra time di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Siapa pencetak gol Argentina vs Cape Verde?
Gol Argentina dicetak oleh Lionel Messi, Lautaro Martinez, dan Cristian Romero. Cape Verde mencetak gol melalui Deroy Duarte dan Sidny Lopes Cabral.
Apakah Argentina lolos ke babak 16 besar?
Ya, Argentina lolos ke babak 16 besar setelah mengalahkan Cape Verde 3-2.
Apakah Cape Verde tersingkir dari Piala Dunia 2026?
Ya, Cape Verde tersingkir setelah kalah dari Argentina. Meski begitu, mereka tampil sangat baik sebagai tim debutan di Piala Dunia 2026.
Lawan siapa Argentina di babak berikutnya?
Argentina akan menghadapi Mesir di babak 16 besar setelah Mesir mengalahkan Australia lewat adu penalti.




